Pada awalnya saya sempat frustasi karena kuliah S1 saya di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta tidak juga kunjung usai. Padahal target saya di awal tahun kemarin sudah bisa ikut wisuda. Namun apa daya saya yang dimutasi ke Palembang harus tersendat menyelesaikan skripsi yang begitu melelahkan. Salah satu yang membuat saya frustasi adalah jika saya tidak menyelesaikan S1 saya maka saya tidak bisa mengikuti Ujian Saringan Masuk DIV STAN. Padahal itulah satu-satunya cara untuk dengan cepat dan mudah naik ke golongan yang lebih tinggi.
Ditengah keputusasaan saya akan kuliah yang tak kunjung usai, tiba-tiba teman saya membuka pencerahan bagi saya. Ia memberikan solusi yang sedikit menipu tapi cemerlang menurut saya. Menurutnya yang penting sekarang kita coba ikut terlebih dahulu, nanti ternyata kalo lulus bikin saja surat keterangan berhenti kuliah karena pindah tugas ke Palembang. Lalu titipkan surat tersebut ke teman yang ada di Pengembangan Pegawai kantor Pusat. Semenjak saat itu saya menjadi semangat lagi untuk mengikuti Ujian Saringan Masuk DIV STAN. Saya langsung buru-buru mendaftar Ujian Saringan Masuk dihari yang sama dan ketika melihat nomor ujian saya, sepertinya saya orang pertama yang mendaftar untuk ujian di BDK Palembang.
Hal pertama yang saya lakukan setelah mendaftar adalah mencari soal-soal ujian sebagai latihan persiapan ujian. Saya teringat bahwa saya pernah meminta teman saya untuk mengirimkan soal-soal tahun kemarin yang dapat mengantarkannya lulus DIV STAN. Setelah mencoba mengerjakan beberapa soal ternyata benar apa yang teman saya katakan bahwa sebenernya soal DIV sama dengan soal-soal Ujian Saringan Masuk STAN atau Ujian untuk DIII Khusus namun dengan bobot yang ditinggatkan beberapa kali lipat. Hal ini terlihat dari seluruh soal yang ada mungkin hanya seperempat saja yang mampu saya kerjakan itu pun belum tau kebenarannya. Semoga soal-soal yang begitu sulit membuat semakin semangat untuk belajar bukan malah sebaliknya.
Selain mengumpulakan soal-soal untuk latihan, saya juga membaca beberapa tips mengerjakan soal-soal STAN. berikut beberapa tips yang saya baca dan saya simpulkan sendiri:
A. Persiapan sebelum ujian
- Tanamkan dalam diri anda: "Bukan masalah berapa banyak lawan yang akan ikut ujian, tetapi berapa banyak soal yang bisa kita kerjakan"artinya percuma saja misalnya dari 110 orang peserta yang diterima sebanyak 100 orang tetapi tidak ada soal yang bisa anda kerjakan. Tetapi meski 10.000 orang peserta yang ikut tapi anda yakin akan seluruh jawaban anda maka kemungkinan besar anda bisa lulus.
- Biasanya yang ikut DIV STAN ini adalah pegawai jadi memiliki kesibukan dikantor masing-masing, namun tetap luangkan waktu untuk belajar. Jika tidak bisa jam kerja coba luangkan waktu diluar jam kerja. Saran saya pagi hari setelah shalat Shubuh adalah waktu yang baik untuk belajar karena otak kita masih fresh.
- Perbanyak mengerjakan soal-soal tahun sebelumnya, biasanya soal 3 tahun sebelumnya. bagi yang berminat silahkan tinggalkan alamat email nanti saya kirimkan soal-soal yang sama miliki.
- Untuk soal Psikotes anda cukup membeli buko psikotes karena 80% sama dengan soal di buku-buku psikotes.
- Cari tahu kelemahan anda di mana. Misalkan seperti saya yang lemah di bahasa inggris, maka coba cari teman yang pintar untuk membahas soal bersama-sama. Tidak perlu belajar dari buku lagi karena itu akan percuma, perbanyak saja mengerjakan soal dan banyak bertanya.
- Untuk soal-soal yang tidak bisa dikejakan dilingkari untuk coba di diskusikan dengan teman atau cari solusi di buku-buku STAN atau di Internet. Jika tetap tidak bisa mengerjakannya maka soal-soal tersebut langsung dilewati saja ketika ujian nanti. Tidak perlu mengerjakan sesuatu yang pasti tidak bisa kita kerjakan.
- Ketika mendekati hari H maka coba lakukan simulasi mengerjakan 180 soal dalam waktu 150 menit. hitung berapa banyak soal yang bisa dikerjakan jika masih belum maksimal perbanyak lagi mengerjakan soal-soal.
- Satu hari sebelum hari H sempatkan waktu untuk datang ke tempat ujian, temukan tempat duduk dan pastikan anda nyaman dengan kondisi yang ada. Jika belum terasanya nyaman seperti kursi atau meja yang kurang baik, bisa ditukar dengan sebelahnya (jika dimungkinkan)
- Dan malam sebelum ujian tidak perlu belajar lagi, cobalah tidur lebih awal dan bangun pagi-pagi sekali untuk shalat tahajud dan shalat shubuh. Jika tetap ingin belajar, baca-baca saja soal yang pernah anda kerjakan dan bersantailah
- sarapan secukupnya
- Datanglah ke tempat ujian 1,5 jam sebelum ujian dimulai, disini tidak perlu belajar lagi karena belajar ketika hari ujian tidak akan mudah masuk dan akan membuat anda menjadi grogi. Selain itu tidak belajar ketika ujian bisa membuat lawan-lawan anda menjadi gentar.
- Bawa amunisi yang cukup seperti : pensil 5 buah yang semuanya telah di raut (tentu anda tidak ingin waktu anda hanya habis untuk meraut pensil bukan?) gunakan penghapus yang baik menurut saya yang bagus itu yang warnanya hitam merk B*xy, mistar kecil dan rautan pensil.
- Bawalah jam tangan, atau jam apapun yang anda miliki ( jam weker atau jam dinding jika perlu) karena mengetahui sisa waktu kita sangat penting disini.
- Berdoa sebelum mulai mengerjakan soal ujian.
- Merujuk dari tahun sebelumnya soal DIV STAN terdiri dari Tes Potensi Akademik terdiri dari 120 soal, dan soal Bahasa Inggris 60 soal.
- Kerjakan soal yang anda tau dan sedikit tau saja untuk soal yang anda tidak tau sama sekali lebih baik anda kosongi dari pada kena pengurangan nilai karena salah menjawab.
- Kerjakan soal-soal yang mudah saja dahulu, untuk soal yang anda bisa kerjakan namun membutuhkan waktu yang lama lingkari dahulu kerjakan lagi jika anda masih memiliki waktu.
- Untuk soal-soal matematika bisanya yang mudah ada di belakang atau di tengah, oleh karena itu coba kerjakan soal dari belakang dahulu.
- Untuk soal yang sifatnya reading baik bahasan Indonesia atau bahasa inggris, baca soalnya dahulu lalu beri tanda inti dari soal baru baca readingnya. Ini akan menghemat waktu anda.
- Setelah ujian selesai segera pulang dan beristirahat.jika masih ada waktu pelajari lagi soal-soal psikotes untuk ujian hari berikutnya.






